Rabu, 08 Mei 2024

Dominasi PSG Tak Berarti di Hadapan Borussia Dortmund, Luis Enrique: Kadang Sepak Bola Tidak Adil

Luis Enrique dengan nada lunglai mengungkapkan rasa kekecewaannya setelah Paris Saint-Germain tersingkir dari Liga Champions oleh Borussia Dortmund.

Meskipun PSG tampil dominan dengan 31 percobaan dan enam kali membentur tiang gawang, mereka takluk dengan skor 0-1 di Parc des Princes pada laga leg kedua babak semifinal Liga Champions 2023/24. 

Gol tunggal Dortmund dicetak oleh Mats Hummels pada menit 50, memanfaatkan momentum frustrasi yang dirasakan oleh tuan rumah.

Dengan hasil ini, Die Borussen berhak melaju ke babak final dengan kemenangan agregat 2-0. Mereka akan menantikan pemenang antara Bayern Munchen atau Real Madrid untuk bertarung memperebutkan gelar juara.

PSG Apes

Setelah pertandingan, Enrique menyatakan bahwa sulit dipercaya anak asuhnya gagal memenangkan pertandingan meskipun memiliki begitu banyak peluang.

"Ketika hasilnya seperti itu, tentu saja itu menjadi pertandingan yang sulit," katanya.

"Saya pikir pertandingannya ketat, tetapi sejujurnya, saya pikir kami seharusnya memenangkan pertandingan. Kami menciptakan 31 tembakan, empat mengenai tiang gawang, dan setidaknya dalam dua pertandingan kami, kami mengenai tiang gawang enam kali tanpa mencetak gol. Ini sulit dipercaya. Terkadang, sepak bola memang sangat tidak adil."

Jagokan Dortmund

PSG kini telah menelan kekalahan dalam enam pertandingan semifinal Liga Champions yang berlangsung dengan dua leg, setelah sebelumnya dua kali kalah dari AC Milan pada 1995 dan Manchester City pada 2021.

Enrique menambahkan bahwa ia berharap Dortmund dapat memenangkan Liga Champions di Wembley.

"Selamat untuk mereka, mereka adalah tim yang luar biasa," ujarnya.

"Mereka telah bermain dengan baik dan saya harap mereka bisa mencapai final dan keluar sebagai pemenang."

Minta Cepat Bangkit

Mengenai masa depan PSG, ia menyerukan kepada para pemain PSG untuk bangkit dengan cepat dan merencanakan secara matang untuk musim depan demi meraih gelar Liga Champions.

"Kami mencoba untuk membangun hal-hal yang positif. Saat ini adalah momen yang sulit, tetapi dalam olahraga, ada momen-momen seperti ini.

"Kami harus menciptakan sesuatu yang luar biasa untuk musim depan dan berusaha keras untuk meraih kemenangan dalam kompetisi ini."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Toni Kroos: Terima Kasih untuk 10 Tahun yang Indah

 Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, telah mengucapkan perpisahannya kepada para Madridista setelah menghabiskan 10 tahun kariernya bersama k...