Jumat, 10 Mei 2024

Bayer Leverkusen di Liga Europa: 31 Gol dari 12 Laga

 Bayer Leverkusen membuktikan bahwa kesuksesan mereka di Bundesliga musim 2023/2024 bukanlah kebetulan belaka dengan pencapaian mereka yang gemilang. Pasukan yang diasuh oleh Xabi Alonso telah menunjukkan kualitasnya dengan mencapai final Liga Europa pada musim tersebut.

Performa Bayer Leverkusen begitu mencengangkan pada musim 2023/2024 di Bundesliga. Mereka menunjukkan kekuatan yang tak terbendung, mampu mengakhiri dominasi Bayern Munchen dan meraih gelar juara Bundesliga pada musim tersebut.

Tak hanya di Bundesliga, Leverkusen juga menunjukkan penampilan yang luar biasa di ajang DFB Pokal. Saat tim-tim besar tumbang, Leverkusen berhasil melaju ke final, di mana mereka akan berhadapan dengan Kaiserslautern untuk memperebutkan trofi DFB Pokal musim 2023/2024.

Bayer Leverkusen tidak hanya menunjukkan keunggulan di tingkat domestik, tetapi juga mampu bersaing di pentas Eropa, khususnya di Liga Europa. Prestasi mereka mencapai final menjadi bukti kuat akan kualitas dan daya saing tim ini. Ikuti ulasan lengkapnya di bawah ini, Bolaneters.

Statistik Leverkusen yang Mengerikan

Bayer Leverkusen telah menunjukkan kehadiran yang kuat di Liga Europa musim 2023/2024, dengan kinerja yang mengesankan sepanjang kompetisi. Mereka nampaknya diberkati oleh keberuntungan, terutama dalam undian lawan-lawan mereka di fase grup dan babak 16 Besar, yang secara level bisa diatasi. Namun, tantangan sebenarnya muncul saat mereka berhadapan dengan West Ham di babak 8 Besar. Meskipun begitu, Leverkusen berhasil melaju dengan agregat 3-1. Kemudian, pada babak semifinal, mereka mengalahkan AS Roma dengan agregat 4-2.

Selama perjalanan mereka di Liga Europa musim ini, Leverkusen belum pernah mengalami kekalahan. Bahkan, mereka tampil sangat tajam, mencetak total 31 gol dalam 12 pertandingan yang mereka mainkan. Ini berarti mereka mencetak lebih dari dua gol rata-rata setiap pertandingan.

Statistik dari WhoScored juga menunjukkan dominasi Leverkusen dalam penguasaan bola, dengan rata-rata penguasaan bola mencapai 61,3 persen, disertai dengan akurasi umpan yang tinggi mencapai 89,5 persen. Selain itu, mereka rata-rata melepaskan 19,3 tembakan per pertandingan, menunjukkan kekuatan serangan yang solid.

Duo Penyerang yang Tajam

Xabi Alonso telah menerapkan formasi 3-4-2-1 di Bayer Leverkusen, di mana hanya ada satu slot untuk penyerang tengah. Namun, Alonso memiliki dua opsi penyerang untuk mengisi posisi tersebut, yaitu Victor Boniface dan Patrik Schick.

Victor Boniface telah tampil dalam tujuh pertandingan dan berhasil mencetak lima gol. Pemain berusia 23 tahun itu telah menunjukkan potensi yang sangat besar dalam menjadi penyerang yang tajam bagi timnya.

Di sisi lain, setelah mengalami dua musim yang sulit, Patrik Schick bangkit pada musim 2023/2024. Meskipun lebih sering dimainkan sebagai pengganti, Schick berhasil mencetak lima gol di Liga Europa dari delapan pertandingan yang dimainkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Toni Kroos: Terima Kasih untuk 10 Tahun yang Indah

 Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, telah mengucapkan perpisahannya kepada para Madridista setelah menghabiskan 10 tahun kariernya bersama k...