Jumat, 17 November 2023

Shin Tae-yong mengungkap alasan Timnas Indonesia dibantai Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

 Shin Tae-yong mengungkap alasan Timnas Indonesia dibantai Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong membeberkan alasan Timnas Indonesia dibantai Irak pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja melakoni laga perdana Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia saat bertandang ke Irak. Dengan penuh optimisme, pasukan Garuda justru keluar dengan kekalahan dari tuan rumahnya.

Hasil laga Irak melawan Timnas Indonesia di Basra International Stadium, Kamis malam (16/11/2023) berakhir dengan skor 5:1. Lima gol Irak ke gawang Timnas Indonesia dicetak oleh Bashar Rasan (menit ke-20), gol bunuh diri Jordi Amat (35), Osama Rashid (60), Youssef Amyn (81), dan Ali Al Zubaidi (88). Shayne Pattynama mencetak satu-satunya gol kebobolan timnas Indonesia pada menit ke-45+3. Menit. Akibat kekalahan tersebut, Timnas Indonesia kini menempati posisi sementara Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Usai pertandingan, Shin Tae-yong pun membeberkan alasan anak asuhnya dibantai Irak. Salah satu penyebabnya adalah kelelahan pasukan Garuda akibat perjalanan jauh. Seperti diketahui, Timnas Indonesia yang datang ke Irak terbagi dalam beberapa grup. Rombongan utama dari Indonesia hadir pada tanggal 12 November.

Apalagi beberapa pemain asing yakni Elkan Baggott, Sandy Walsh, dan Pratama Arhan baru datang pada 13 November. Jadi faktor kelelahan menjadi penyebab utama pasukan Garuda dibantai tuan rumah. Selain itu, Shin Tae-yong juga mengakui kualitas Irak jauh lebih baik dibandingkan timnas Indonesia. Selain itu, Irak adalah tim kuat, saat ini berada di peringkat 68 peringkat FIFA. Selanjutnya suporter tim tuan rumah juga bermain meyakinkan dengan dukungan 65.000 suporter yang hadir di Basra International Stadium.

“Irak memainkan permainan yang hebat,” kata Shin Tae-yong.

Meski demikian, Shin Tae-yong menegaskan timnya tidak akan menyerah. Ia pun bertekad untuk membuat Garuda kembali bangkit dan menampilkan permainan terbaiknya pada pertemuan berikutnya. Timnas Indonesia dan Irak baru akan bertemu lagi pada leg kedua pada 6 Juni 2024.

“Saya harap kami bisa melakukan yang terbaik.”

“Saya harap kami bisa menebus kesalahannya di pertandingan berikutnya,” kata Shin Tae-yong.

Dengan kekalahan melawan Irak ini, timnas Indonesia mengakhiri rentetan kemenangan beruntun dari tiga laga terakhirnya. Ya, sebelum kekalahan tersebut, skuad Garuda dikabarkan selalu meraih kemenangan di tiga laga berturut-turut. Timnas Indonesia menang 2-0 melawan Turkmenistan pada FIFA Matchday September lalu. Mereka kemudian menang dengan skor agregat 12-0 saat bertemu Brunei Darussalam di dua babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Berikutnya Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di babak kedua Grup F dengan bertandang ke markas Filipina. Duel Filipina kontra Timnas Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Selasa (21 November 2023) di Stadion Rizal Memorial. Shin Tae-yong mencetak rekor terburuk.

Kekalahan telak 5-1 melawan Irak memberikan rekor terburuk bagi Shin Tae-yong. Pasalnya, hasil menyedihkan tersebut membuat Shin Tae-yong mengalami kekalahan terbesar selama bertugas di timnas Indonesia.

Sejak ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah memainkan 37 pertandingan. Alhasil, juru taktik asal Korea Selatan itu berhasil membawa Garuda meraih 20 kemenangan, 9 kali seri, dan 8 kekalahan. Namun kekalahan telak melawan Irak membuat timnas Indonesia mengalami kekalahan terbesar di era Shin Tae-yong.

Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama meminta Timnas Indonesia untuk move on pasca kekalahan melawan Irak. Pemain Viking FK itu mengaku tim Garuda perlu belajar dari hasil tersebut. Tentu ini hasil yang buruk bagi kami, kata Shayne Pattynama, dikutip TribunJabar.

“Kami bermain melawan tim yang bagus,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Pattynama juga mengakui timnas Indonesia sebenarnya punya perasaan yang baik setelah memperkecil skor menjadi 1-2 menjelang turun minum.

“Kami yakin bisa mengimbangi, tapi kemudian kami kebobolan beberapa gol dari jarak jauh,” kata pemain Viking FK itu.

“Saya pikir kami perlu tampil lebih baik dan lebih percaya diri ke depan,” lanjutnya.

Shayne Pattynama pun menghimbau agar timnas Indonesia tidak terlena dengan kekalahan ini. Ia meminta hasil melawan Irak bisa dijadikan pembelajaran pada laga selanjutnya.

“Kami adalah tim yang bagus. Ini adalah momen pembelajaran yang bagus bagi kami melawan tim bagus ini,” kata Shayne Pattynama

“Pada pertandingan berikutnya kami harus tampil lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Toni Kroos: Terima Kasih untuk 10 Tahun yang Indah

 Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, telah mengucapkan perpisahannya kepada para Madridista setelah menghabiskan 10 tahun kariernya bersama k...